Setyorinihestiningtyas's Blog

Just another WordPress.com weblog

Perkembangan Situs Jejaring Sosial

Seiring dengan berkembangnya teknologi, proses komunikasi antar individu menjadi semakin luas. Pada awalnya, proses komunikasi hanya dapat dilakukan melalui proses tatap muka langsung. Kemudian, alat-alat komunikasi pun berkembang, seperti lahirnya telepon dan ponsel yang memudahkan individu dalam berkomunikasi. Hingga di jaman modern seperti saat ini, perkembangan alat komunikasi pun semakin maju. Maraknya teknologi komputer dan internet membuat kita dapat berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang tidak kita kenal sekalipun. Proses ini juga dikenal dengan istilah Computer Mediated Communication (CMC). Termasuk dalam proses Computer Mediated Communication ini antara lain, situs-situs jejaring sosial (Social Network Sites), blog, dan You Tube.

Situs jejaring sosial merupakan sistem berbasis web yang memungkinkan penggunanya untuk mengisikan identitas diri dalam profil. Profil ini bisa bersifat pribadi atau terbuka untuk publik, tergantung keinginan si pengguna. Pengisian profil dan data pribadi ini merupakan langkah awal seseorang berkomunikasi dengan orang lain melalui situs jejaring sosial, karena umumnya seseorang akan memulai komunikasi setelah mengetahui profil orang tersebut. Selain untuk menambah jaringan dan komunikasi, situs jejaring sosial ini juga bermanfaat untuk menyalurkan self-disclosure seseorang. Contoh-contoh situs jejaring sosial yang sangat mendunia ialah Friendster, My Space, dan Facebook.

Situs jejaring sosial yang muncul pertama kali ialah Sixdegrees.com, yang memungkinkan penggunanya untuk mengisi identitas pada profil dan menyusun daftar (list) teman-teman sesame pengguna. Lahirnya situs Sixdegrees ini memberikan inspirasi untuk membuat situs-situs jejaring sosial lainnya. Hingga pada tahun 2002 muncul situs jejaring sosial Friendster. Situs Friendster ini mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat. Situs ini sangat terkenal dan diminati oleh masyarakat, dan bahkan eksistensinya dinilai sebagai pionir dari situs-situs jejaring sosial yang kemudian terus bermunculan. Kehadiran situs Friendster ini diikuti oleh situs-situs jejaring sosial lainnya, termasuk My Space dan Facebook yang begitu mendunia. Agar mampu bersaing dengan Friendster, situs My Space mencoba mengembangkan karakteristik-karakteristik web di dalamnya. Begitu pun dengan Facebook, situs ini berusaha menyempurnakan content-content web nya agar mampu menyaingi My Space.

Sumber :

http://www.waena.org/index.php?option=com_content&task=view&id=3445&Itemid=43

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: